Selasa, 19 April 2011

Konoskopis


Pengamatan mokroskop dengan konoskopik merupakan pengamatan yang dilakukan bukan terhadap mineral, melainkan lebih terhadap sifat-sifat yang ditimbulkan oleh kelakuan cahaya.

Konoskop sering digunakan oleh mikroskop dengan suatu Bertrand lensa untuk pengamatan atas gambaran sifat-sifat cahaya yang diamati. Yang paling awal dengan penggunaan konoskop yaitu. pengamatan yang dilakukan dengan memusatkan pada mikroskop polarisasi. Dengan pemasangan lensa amicibertrand, maka mikroskop dijadikan semacam teleskop dengan sudut lebar yang terfokus pada titik tak terhingga. Sedangkan dengan pemakaian kondensor, maka cahaya yang terpolarisir akan sampai pada batas peraga dengan sudut –sudut datang yang berbeda-beda. Dalam pengamatan dengan konoskop yang dicari adalah sifat cahaya. Cahaya merupakan suatu energi yang berasal dari perwujudan tenaga pancaran (radiant energy) yang dapat mempengaruhi mata manusia, dimana sifat cahaya masih belum dapat dipahami secara sempurna.

Menurut sifat optik semua zat dapat dibagi menjadi 2 gelombang, yakni zat isotropik dan anisotropic.

· Zat isotropik merupakan gelombang cahaya yang berjalan ke setiap cahaya dengan arah dan kecepatan yang sama sehingga permukaan kecepatan sinar (indikatriks optik) selalu berupa bola.

· Zat anisotropik merupakan gelombang cahaya yang berjalan ke arah dan kecepatan yang berbeda sehingga kenampakan permukaan sinar (indikatriks optik) selalu berupa ellipsoida.

Tujuan

· Menentukan bias ganda

· Menentukan tanda optik.

· Mencari arah sayatan pada mineral

· Menentukan karakter optic anuxial dan biaxial

Jenis gambar Interferensi

Pada pengamatan konoskop terjadi beberapa kenampakan yaitu:

· Gelang warna

Gelang-gelang warna merupakan kenampakan akibat dari harga beda lintasan/retardasi yang berbeda-beda pada daerah medan pandangan yang berlain-lainan.Jumlah warna pada suatu gambar tergantung pada:

· Ketebalan sayatan

· Harga dwibias.

· Isogyire

bagian dari indicatrix tegak lurus terhadap bidang gambar dengan jejak sepanjang AB sehingga indeks biasa w AB selalu sejajar dengan arah angka gangguan. Semua bagian pokok indicatrix berisi indeks luar biasa e ada pada proyeksi mereka pada gambar di sepanjang sumbu AB begitu, bersama AB, birefringence adalah konstan dan sama dengan birefringence material diperiksa tetapi incrIsogyres keterbelakangan. Ketika sumbu optik adalah colinear dengan polarizer atau arah analyzer, bidang pandang menjadi hampir benar-benar gelap, seperti yang disarankan oleh paralelisme semua indeks gambar 1. Ketika panggung sedikit diputar, seluruh indeks tidak lebih sejajar dengan polarizer dan analyzer begitu ringan muncul kembali dan memungkinkan isochromes angka untuk dilihat. Sebagai tahap memainkan sedikit, semua indeks tidak lebih selaras dengan polarizer dan analyzer begitu ringan kembali dan memungkinkan isochromes nomor untuk dilihat. Selama rotasi, yang isogyres tetap lagi di kuadran dengan birefringence lebih rendah dan demikian meninggalkan lapangan dalam arah sumbu optik. Selama rotasi, yang isogyres tetap lagi di kuadran dengan birefringence lebih rendah dan dengan demikian meninggalkan lapangan dalam arah sumbu optic


Jenis gambar interferensi yaitu:

· Sumbu Satu (uniaxial)

Uniaksial anisotropik mineral termasuk kelas yang berisi semua mineral yang mengkristal dalam sistem tetragonal kristal heksagonal dan isotropik. Mereka disebut uniaksial karena mereka memiliki sumbu optik tunggal. Cahaya perjalanan sepanjang arah sumbu optik tunggal menunjukkan sifat yang sama sebagai bahan dalam arti bahwa arah polarisasi cahaya tidak diubah oleh bagian melalui kristal,

· Sumbu dua (biaxial)

Semua mineral yang mengkristal di monoklinik, ortorombik, atau sistem triklinik kristal adalah kristal biaksial. Biaksial kristal optik memiliki sumbu kedua, dan ini membedakan dari kristal uniaksial biaksial. kristal uniaksial, biaksial kristal memiliki indeks bias yang bervariasi antara dua ekstrim, tetapi juga memiliki indeks bias yang unik antara



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan memberi komentar untuk memperbaiki blog ini